Silabus Bahasa Indonesia Paket B Setara SMP kelas VII Tingkat III Derajat Terampil 1

 



SILABUS

 

Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia

Tingkatan/ Derajat      : III Setara kelas VII dan VIII SMP/ Terampil 1

 

KI 1        : Menghargai dan Menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI 2    : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3       : Memahami pengetahuan (faktiial, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI 4     : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) danranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teori

 

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi Pokok/ Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

3.1Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi tentang objek

      (sekolah, tempat, wisata, tempat

      bersejarah, dan atau suasansa

      pentas seni daerah) yang dibaca

      dan/atau didengarkan

3.1.1 Mengidentifikasi isi informasi

         dari teks deskripsi yang dibaca

         dan/ atau didengarkan

3.1.2 Menanggapi

·         Pengertian teks deskripsi

·         Tujuan komunikasi/fungsi sosial teks deskripsi

·         Isi teks deskripsi

 

·         Membaca atau mendengarkan teks deskripsi dari modul atau sumber lain yang relevan dengan cermat

·         Mendiskusikan pengertian dan tujuan komunikas/fungsi sosial pengertian teks deskripsi

·         Menentukan isi informasi teks deskripsi yang dibaca atau didengar (deskripsi tempat, suasana, benda, dll)

·         Menjelaskan kembali isi teks deskripsi objek (tempat wisata, tempat bersejarah, suasana pentas seni daerah, kain tradisional,dll)

·         Memberikan tanggapan isi teks deskripsi tentang berhasil atau tidaknya penulis menggambarkan/mendeskripsi-kan objeknya dengan memberikan bukti kalimat yang mendukung

 

4.1 Menjelaskan isi teks deskripsi objek

      (tempat wisata, tempat bersejarah,

      suasana pentas seni daerah, kain

      tradisional,dll) yang didengar dan

      dibaca secara lisan, tulis dan .gambar

      atau tabel

4.1.1  Menjelaskan isi deskripsi

          objek(tempat wisata,tempat

          bersejarah,suasana pentas seni

          daerah, kain tradisional, dll) yang

          didengar atau dibaca

4.1.2 Memberikan tanggapan isi teks

         deskrispsi tentang cara

         penggambaran/pendeskripsian

 

3.2 Menelaah struktur dan kaidah kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan/ atau dibaca

3.2.1 Menelaah struktur teks deskripsi yang dibaca dan/atau didengar

3.2.2 Menelaah kaidah kebahasaan dalam teks deskripsi yang dibaca dan/atau didengar

 

Ciri umum teks deskripsi

Struktur teks deskripsi :

·         deskripsi umum/ identifikasi

·         deskripsi bagian (seolah pembaca mendengar/ melihat/ merasakan objek yang dideskripsikan)

·         kebahasaan

kata konkret, majas asosiasi, sinonim (indah, elok, permai, molek, dsb.) kata umum, kata khusus,

kalimat majemuk

·         Pola Pengembangan isi teks deskripsi

·         Penggunaan kata depan, konjungsi, sinonim

·         Prosedur/langkah menulis teks deskripsi

·         Teknik penyuntingan teks deskripsi

 

·         Mengamati melalui membaca model teks deskripsi dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Menentukan dan menelaah struktur teks deskripsi

·         Menentukan dan menelaah kaidah kebahasaan teks deskripsi

·         Mendiskusikan berbagai potensi daerah untuk dikenalkan kepada orang lain dalam bentuk teks deskripsi

·         Menyusun kerangka teks deskripsi tentang berbagai potensi daerah (objek wisata di daerah tempat tinggal, makanan khas daerah, hasil kerajinan daerah, pentas seni daerah, dll)

·         Menulis teks deskripsi berdasarkan kerangka dengan struktur teks dan kaidah kebahasaan yang sesuai dengan penuh tanggung jawab

·         Menyunting teks yang telah disusun berdasarkan aspek struktur dan kaidah kebahasaan teks deskipsi

·         Menyajikan hasil tulisan secara lisan tentang teks deskripsi dengan percaya diri

4.2 Menyajikan data, gagasan, kesan dalam bentuk teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaan secara lisan dan tulis

 

4.2.1 Menyusun kerangka teks deskripsi hasil pengamatan objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah)

4.2.2 Menulis teks deskripsi hasil pengamatan objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah)

4.2.3 Menyunting teks deskripsi yang telah dibuat

 

3.3 Mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca dan/atau didengar

3.3.1 Menjelaskan unsur intrinsik teks narasi/cerita imajinasi (tema, alur, penokohan, latar,amanat ) yang dibaca dan didengar.

3.3.2 Menjelaskan unsur ekstrinsik cerita narasi/cerita imajinasi (latar belakang pengarang, nilai dalam cerita)

·         Pengertian teks narasi

·         Tujuan komunikasi/fungsi sosial teks narasi

·         Contoh-contoh teks narasi (cerita imajinasi)

·         Unsur-unsur teks cerita narasi (unsur instrinsik dan ekstrinsik)

 

·         Mengamati dan membaca model-model teks narasi (teks imajinasi ) dalam modul atau sumber lain yang relevan dengan teliti

·         Mendiskusikan pengertian dan tujuan komunikasi/fungsi sosial teks narasi

·         Mengidentifikasi tokoh, latar, dan urutan peristiwa dalam teks narasi yang dibaca

·         Menunjukkan kalimat yang merupakan rincian tokoh, watak tokoh, latar, urutan peristiwa, kalimat langsung dan tidak langsung dalam teks narasi yang dibaca.

·         Menceritakan secara lisan teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca ,didengar atau dibaca secara lisan atau tulis dengan percaya diri

·         Mendiskusikan ciri umum teks cerita imajinasi, tujuan komunikasi cerita imajinasi, struktur teks cerita imajinasi

·         Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum cerita imajinasi tujuan komunikasi, dan ragam/jenis cerita imajinasi, struktur cerita imajinasi

·         Menceritakan kembalisecara lisan cerita teks naratif yang telah dibaca dengan percaya diri

·         Menulis kembali dengan bahasa sendiri cerita teks narasi yang dibaca atau didengar

·         Menyunting teks narasi yang dibuat

4.3 Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita imajinasi) yang didengar dan/atau dibaca secara lisan dan tulis

4.3.1 Mengidentifikasi tokoh, latar, dan urutan peristiwa dalam teks narasi yang dibaca

4.3.2 Menceritakan secara lisan teks narasi (cerita imajinasi) yang dibacateks narasi(cerita imajinasi )

3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita imajinasi) yang dibaca dan/atau didengar

 

3.4.1 Menelaah struktur teks narasi (orientasi,komplikasi, dan resolusi) yang dibaca dan/atau didengar

3.4.2 Menelaah ciri kebahasaan dalam teks narasi yang dibaca dan/atau didengar

·         Struktur teks cerita imajinasii (orientasi, komplikasi, resolusi )

·         Ciri kebahasaan teks narasi (cerita imajinasi ):

-          kalimat langsung, kalimat tidak langsung,

-          kata ganti orang sebagai sudut pandang penceritaan,

-          penggunaan makna kias,

-          penggunaan kata sambung

-          penanda urutan waktu,

-          penggunaan ungkapan

·         Variasi penulisan narasi meliputi penokohan, latar, alur, sudut pandang, alur dan pilihan kata.

·         Prinsip memvariasikan teks cerita imajinasi

·         Ejaan dan tanda baca

·         Langkah-langkah menulis cerita imajinasi

·         Membaca atau mendengarkan dengan cermat teks narasi/ cerita imajinasi yang ada dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Mendiskusikan dan menelaah struktur teks cerita narasi (cerita imajinasi)

·         Mendiskusikan dan menelaah kebahasaan teks narasi ( cerita imajinasi) dengan teliti:

-          mendaftar isi,

-          kata ganti,

-          konjungsi (kemudian, seketika, tiba-tiba, sementara itu),

-          kalimat yang menunjukkan rincian latar, watak, peristiwa,

-          kalimat langsung dan tidak langsung pada teks cerita imajinasi

·         Menyusun kerangka teks cerita imajinasi

·         Menulis teks cerita imajinasi berdasarkan kerangka secara kreatif dengan memperhatikan struktur dan kaidah teks narasi

·         memvariasikan cerita imajinasi (misal: mengubah narasi menjadi dialog, mengubah alur, atau mengubah akhir cerita dll), melengkapi, dan menulis cerita imajinasi sesuai dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca

·         menyunting hasil tulisan

·         Mempresentasikan karya cerita imajinasi yang telah ditulis

4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita imajinasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur , penggunaan bahasa, atau aspek lisan

4.4.1 Menyusun kerangka cerita imajinasi

4.4.2 Menulis cerita imajinasi dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa

4.4.3 Menyunting cerita imajinasi yang telah disusun

3.5 Mengidentifikasi teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan/atau didengar

3.5.1 Menjelaskan isi teks prosedur (cara memainkan alat musik daerah, cara memeragakan tarian daerah, atau cara membuat kuliner khas daerah, dll.)

3.5.2 Menanggapi isi teks prosedur (kejelasan perintah atau urutan)

Teks prosedur

·         Tujuan komunikasi /fungsi sosial teks prosedur

·         Jenis teks prosedur (memandu orang untuk melakukan sesuatu sesuai prosedur untuk menghasilkan atau untuk melakukan sesuatu)

·         Struktur teks:

Tujuan, bahan, alat langkah,

·         Ciri kebahasaan:

kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk (dengan, hingga, sampai), konjungsi urutan (kemudian, selanjutnya, dll)

·         Simpulan isi teks prosedur

·         Mengamati dan membaca beberapa teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik daerah, cara memeragaka tarian daerah, atau cara membuat kuliner khas daerah, dll.) yang ada dalam modul atau dari sumber lain yang relevan dengan teliti

·         Mendiskusikan pengertian dan tujuan komunikasi/fungsi sosial teks prosedur

·         Menjelaskan isi teks prosedur yang dibaca

·         Menanggapi isi teks prosedur dalam hal kejelasan perintah atau urutan

·         Mendaftar kalimat perintah, saran, larangan pada teks prosedur dengan jujur

·         Mendaftar kalimat yang menunjukkan tujuan, bahan, alat, langkah-langkah dalam teks prosedur

·         Mendiskusikan ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, struktur, ragam/jenis teks prosedur, kata/kalimat yang digunakan pada teks prosedur dengan semangat

·         Menentukan jenis teks prosedur

·         Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, dan ragam/jenis teks prosedur dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab

·         Menentukan pokok-pokok isi teks prosedur tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dan /atau kuliner khas daerah yang dibaca dan didengar dengan cermat

·         Menyimpulkan isi teks prosedur yang dibaca dan didengar dengan penuh tanggung jawab

4.5 Menyimpulkan isi teks prosedur tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dan atau kuliner khas daerah yang dibaca dan didengar

4.5.1 Menentukan pokok-pokok isi teks prosedur yang dibaca dan didengar

4.5.2 Menyimpulkan isi teks prosedur yang dibaca dan didengar

3.6 Menelaah struktur dan aspek kebahasaan teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, membuat cindera mata, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

3.6.1 Menelaah struktur teks prosedur yang dibaca dan didengar

3.6.2 Menelaah aspek kebahasaan teks prosedur yang dibaca dan didengar

 

·         Struktur teks:

Tujuan, bahan, alat langkah,

·         Ciri kebahasaan:

·         kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk (dengan, hingga, sampai), konjungsi urutan (kemudian, selanjutnya, dll)

·         variasi pola penyajian, tujuan, bahan/alat, langkah dan penutup)

·         Variasi kalimat perintah/saran/larangan dalam teks prosedur

·         Prinsip penyusunan kalimat perintah dalam teks prosedur (berupa pernyataan atau perintah)

·         Pilihan kata dan penyusunan teks prosedur

·         Prinsip penggunaan kata/kalimat/tanda baca dan ejaan

·         Membaca dengan cermat beragam jenis-jenis dan variasi pola penyajian tujuan, bahan dan alat, langkah teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, membuat cindera mata, dll.) yang ada dalam modul atau sumber lain

·         Mengidentifikasi struktur teks prosedur

·         Menelaah urutan teks prosedur sesuai dengan struktur

·         Melengkapi teks prosedur

·         Menelaah penggunaan bahasa dalam teks prosedur (penggunaan kalimat perintah,, penggunaan bentuk pasif, penggunaan kriteria/ batasan, penggunaan kata keterangan cara, keterangan alat, keterangan tujuan, penggunaan kalimat saran /larangan, penggunaan kata penghubung, kata acuan,akhiran-i dan –an pada teks prosedur.

·         Menentukan potensi daerah setempat untuk diperkenalkan kepada orang lain dalam bentuk teks prosedur (cara membuat makanan khas daerah, cara membuat cindera mata khas daerah, dll)

·         Menyusun kerangka teks prosedur

·         Menyusun teks prosedur tentang potensi daerah dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi

·         Menyunting dan memperbaiki teks prosedur yang ditulis dari segi isi, pilihan kata/kalimat/paragraf dan penggunaan tanda baca/ejaan dengan penuh tanggung jawab

·         Membacakan teks prosedur yang telah dibuat

4.6 Menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis

 

 

4.6.1 Menyusun kerangka teks prosedur

4.6.2 Menulis teks prosedur dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan dan isi berdasarkan kerangka yang disusun.

4.6.3 Menyunting teks prosedur yang ditulis dari segi isi,pilihan kata/kalimat/paragraf dan penggunaan tanda baca/ejaan

 

3.7 Mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan

3.7.1 Menjelaskan ciri umum teks laporan hasil observasi

3.7.2 Mengidentifikasi informasi isi teks laporan yang dibaca.

3.7.3 Mengidentifikasi kalimat definisi/klarifikasi dalam teks laporan hasil observasi (LHO)

3.7.4 Mengidentifikasi kalimat rincian dalam teks Laporan Hasil Observasi (LHO)

Teks laporan hasil observasi

·         Tujuan teks LHO

·         Penggunaan bahasa dalam LHO

·         Daftar informasi isi teks laporan hasil observasi (LHO)

·         Ciri umum laporan ada 3 yaitu fakta, sistematis dan bahasa baku

 

·         Membaca teks laporan hasil observasi (LHO) dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Mendisusikan fungsi sosial/tujuan komunikasi teks laporan hasil observasi

·         Mendaftar dan mendiskusikan informasi isi, kalimat definisi, kalimat untuk klasifikasi, kalimat rincian dalam teks laporan hasil observasi (LHO)

·         Merinci isi teks LHO (bagian definisi/klasifikasi, deskripsi bagian/rincian)

·         Menyajikan hasil diskusi tentang isi bagian dan gagasan pokok yang ditemukan pada teks LHO secara lisan dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab

·         Menulis pokok-pokok isi teks pada teks LHO yang dibaca dengan jujur

·         Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi

4.7 Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar

4.7.1 Menulis pokok-pokok isi teks pada teks Laporan Hasil Observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar

4.7.2 Menyimpulkan isi teks Laporan Hasil Observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar

3.8 Menelaah struktur dan kebahasaan teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan

3.8.1 Menelaah struktur teks Laporan Hasil Observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan.

3.8.2 Menelaah kebahasaan dalam teks Laporan Observasi yang dibaca atau diperdengarkan

 

·         Struktur teks Laporan Hasil Observasi

·         Variasi pola penyajian teks LHO

·         Variasi kalimat definisi, variasi pola penyajian teks LHO

·         Ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi (penggunaan istilah dengan penulisan yang baku, kalimat definisi, kalimat klarifikasi)

 

·         Membaca teks laporan hasil observasi dari modul atau sumber lain yang relevan

·         Mendiskusikan dan menelaah struktur teks laporan hasil observasi

·         Mendiskusikan dan menelaah kebahasaan teks laporan hasil observasi

·         Mendata variasi pola penyajian definisi ,klasifikasi , dan bagian teks laporan hasil observasi

·         Menelaah kebahasaan teks laporan hasil observasi meliputi mendaftar istilah baku dan tidak baku, menelaah untuk melengkapi Laporan Hasil Observasi, menelaah dan memperbaiki kepaduan paragraf, menelaah penggunaan bahasa dan tanda baca.

·         Menentukan pokok-pokok isi teks laporan hasil observasi yang dibaca

·         Menentukan pokok-pokok isi teks laporan hasil observasi dengan cermat

·         Menulis rangkuman isi teks aporan hasil observasi yang dibaca

·         Membacakan rangkuman teks LHO yang ditulis

4.8 Menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan secara lisan dan tulis dengan memperhatikan kaidah kebahasaan atau aspek lisan

 

4.8.1 Menentukan pokok-pokok isi teks laporan hasil observasi (LHO) yang dibaca atau diperdengarkan

4.8.2 Menulis rangkuman isi teks laporan hasil observasi dengan memperhatikan kaidah kebahasaan atau aspek lisan

 

3.9 Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca

3.9.1 Mengidentifikasi bagian-bagian buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca

3.9.2 Mengidentifikasi garis besar isi subbab

Literasi buku fiksi dan nonfiksi

·         Unsur –unsur fiksi dan nonfiksi

·         Cara membaca buku dengan SQ3R, yaitu

1) Survey atau meninjau

2) Quuestion atau bertanya

3) Read atau membaca

4) Ricite atau menuturkan

5) Revieuw atau mengulang

·         Cara membuat sinopsis

·         Membaca buku fiksi atau nonfiksi

·         Mendata sub-bab buku fiksi atau nonfiksi

·         Membaca garis besar isi subbab

·         Menentukan gagasan pokok isi buku

·         Membuat peta pikiran isi buku/sinopsis buku fiksi atau nonfiksi dengan percaya diri dan penuh tanggung jawab

·         Mempresentasikan hasil peta pikiran isi buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca dengan percaya diri dan santun

4.9 Membuat peta pikiran/sinopsis tentang isi buku nonfiksi/buku fiksi yang dibaca

4.9.1 Menentukan pokok- pokok isi buku fiksi

4.9.2 Menyusun peta pikiran/sinopsis isi buku fiksi atau nonfiksi berdasarkan pokok-pokok isi buku yang ditemukan .

3.10 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi

3.10.1 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi

3.10.2 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku nonfiksi

·         Unsur buku fiksi (bagian cover buku, rincian subbab buku, judul subbab, tokoh dan penokohan, tema cerita, bahasa yang digunakan, penyajian alur cerita)

·         Unsur buku nonfiksi

·         Hubungan antarunsur buku

·         Contoh penyusunan tanggapan

·         Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca

 

·         Membaca buku fiksi/nonfiksi dengan cermat

·         Menentukan unsur-unsur buku fiksi (bagian cover buku, rincian subbab buku, judul subbab, tokoh dan penokohan, tema cerita, bahasa yang digunakan, penyajian alur cerita)atau buku nonfiksi ( bagian cover buku, rincian subbab buku, judul subbab, isi buku, cara penyajian isi buku, bahasa yang digunakan, sistematika)

·         Menelaah unsur-unsur buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca yang dibaca

·         Mendata bagian isi (pokok-pokok isi) yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa, dan bagian-bagian buku fiksi atau nonfiksi

·         Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap isi dan unsur-unsur /bagian- bagian buku fiksi atau nonfiksi

·         Menyajikan komentar terhadap buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca

·         Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap unsur pembangun cerita (alur, tokoh, tema, latar, amanat), kebermaknaan buku, pilihan kata (pada buku fiksi)

·         Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap isi , bagian-bagian dan kebahasaan buku (pada buku nonfiksi)

·         Menyajikan komentar terhadap buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca

4.10 Menyajikan tanggapan secara lisan, tulis, dan gambar, tabel atau grafik terhadap isi buku fiksi/ nonfiksi yang dibaca.

4.10.1 Mengidentifikasi pokok-pokok isi buku fiksi atau nonfiksi yang dibaca

4.10.2 Menanggapi secara lisan fiksi atau nonfiksi yang dibaca atau tulis buku ( bagian cover buku, rincian subbab buku, judul subbab, isi buku, cara penyajian isi buku, bahasa yang digunakan, sistematika)

3.11 Mengidentifikasi informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan /atau permohonan) dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau didengar.

3.11.1 Menentukan isi informasi dalam surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau didengar

3.11.2 Menanggapi isi surat pribadi dan surat dinas

Surat Pribadi dan Surat Dinas

Fungsi surat

·         Pemberitahuan/ permintaan

·         hasil pemikiran

·         alat bukti tertulis

·         alat pengingat/ bukti historis

·         pedoman kerja

Ciri surat dinas:

·         kop surat

·         nomor surat, lampiran, dan perihal

·         salam pembuka dan penutup yang lazim

·         Bahasa resmi cap atau stempel dari lembaga resmi

·         Mengikuti aturan atau format baku

Ciri surat pribadi

·         Tidak menggunakan kop surat

·         Tidak ada nomor surat

·         Salam pembuka dan penutup bervariasi

·         Bahasa bebas

·         Format surat bebas

·         Membaca contoh surat dinas dan surat pribadi yang ada dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Mendiskusikan fungsi surat pribadi dan surat dinas

·         Menentukan isi informasi dalam surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau didengarkan

·         Menanggapi isi surat pribadi dan surat dinas

·         Mendiskusikan bagian-bagian surat yang menjadi ciri surat dinas dan surat pribadi yang dibaca

·         Menuliskan pokok-pokok isi surat pribadi dan surat dinas yang dibaca

·         Menyimpulkan isi surat dinas dan surat pribadi yang dibaca dengan percaya diri dan bertanggung jawab

 

4.11 Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau diperdengarkan.

 

4.11.2 Menentukan pokok-pokok isi surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau diperdengarkan

4.11.3 Menulis simpulan isi surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan/atau diperdengarkan

3.12 Mengidentifikasi unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat

dinas yang dibaca dan didengar

3.12.1 Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau didengar

3.12.2 Mengidentifikasi kebahasaan surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar

·         Unsur-unsur surat pribadi (tanggal surat,alamat surat, pembuka surat, pendahuluan, isi, penutup surat, nama dan tanda tangan pengirim surat

·         Unsur-unsur surat dinas( kop surat, nomor surat,tanggal surat, lampiran, perihal, alamat surat, salam pembuka, isi surat, paragraf penutup, isi surat , paragraf penutup, nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat, nama dan tanda tangan penulis surat)

·         Ciri Kebahasaan surat pribadi (kata sapaan bersifat pribadi, bahasanya tidak formal tetapi santun, menggunakan kata ganti orang pertama untuk pengirim dan kata ganti orang kedua untuk penerima

·         Ciri kebahasaan pada surat dinas (pilihan kata sapaan bersifat formal, bahasa yang digunakan ragam baku)

·         Cara menulis surat pribadi dan surat dinas

·         Membaca contoh surat pribadi/surat dinas yang ada dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi dan surat dinas

·         Mengamati variasi kalimat pembuka, isi, penutup surat pribadi dan surat dinas yang dibaca

·         Mengamati penggunaan pilihan kata, kalimat, ejaan dan tanda baca pada surat pribadi dan surat dinas

·         Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi untuk kepentingan resmi.

·         Memperhatikan sistematika penulisan surat pribadi dan surat dinas untuk kepentingan resmi.

·         Mendiskusikan karakteristik bahasa dan urutan surat pribadi dan surat dinas

·         Menulis surat pribadi dan surat dinas untuk kepentingan resmi dengan cermat

4.12 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi

4.12.1 Menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi

4.12.2 Menulis surat dinas untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi

3.13 Mengidentifikasi pesan dari puisi rakyat (pantun, syair, atau bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan/atau didengarkan

3.13.1 Mengidentifikasi pesan dalam puisi rakyat (pantun, syair, atau bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan/atau didengar

3.13.2 Menanggapi pesan dalam puisi rakyat yang dibaca dan/atau didengar

Puisi rakyat

·         Ciri-ciri puisi rakyat (pantun, gurindam, atau syair)

·         Cara menyimpulkan isi pada pantun, gurindam, dan syair

 

·         Membaca contoh puisi rakyat (pantun, gurindam, syair, atau bentuk puisi rakyat setempat) yang ada dalam modul atau yang diperdengarkan

·         Mendiskusikan tujuan komunikasi/fungsi sosial puisi rakyat

·         Mendiskusikan pesan puisi rakyat (pantun, gurindam, syair atau bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan/atay didengar

·         Menentukan isi puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)yang dibaca atau diperdengarkan

·         Menyimpulkan isi puisi rakyat yang dibaca/diperdengarkan

4. 13 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, atu bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis dan lisan

4.13.1 Menentukan isi puisi rakyat (pantun, gurindam dan syair) yang dibaca dan/atau

4.13.2 Menyimpulkan secara lisan atau tulis tentang isi puisi rakyat (pantun, gurindam dan syair)

3.14 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, atau bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar

3.14.1 Menelaah struktur puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat)yang dibaca dan/atau didengar

3.14.2 Menelaah kebahasaaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan/atau didengar

·         Pola pengembangan isi pantun, gurindam, dan syair

·         Variasi kalimat perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun

 

·         Membaca puisi rakyat yang ada dalam modul atau mendengarkan pembacaan puisi rakyat ( jika diperdengarkan)

·         Mendiskusikan struktur puisi rakyat yang dibaca atau diperdengarkan

·         Mendiskusikan kebahasaaan puisi rakyat yang dibaca atau diperdengarkan

·         Menelaah struktur puisi rakyat yang dibaca

·         Menelaah kebahasaan puisi rakyat yang dibaca (meliputi kalimat perintah, kalimat saran, kalimat ajakan, kalimat seru, kalimat larangan, kata penghubung dalam puisi, kalimat tunggal dan kalimat majemuk

·         Memvariasikan, melengkapi isi, mengurutkan, dan menulis pantun, gurindam, dan syair

·         Menulis puisi rakyat sesuai dengan tema yang dipilih

·         Menyunting puisi rakyat dengan mempertimbangkan struktur dan ciri kebahasaan

4. 14 Menyusun puisi rakyat (pantun, syair , atau bentuk puisi rakyat setempat)

4.14.1 Menyusun puisi rakyat dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan

4.14.2 Menyunting puisi rakyat dengan mempertimbangkan struktur dan ciri kebahasaan

3.15 Mengidentifikasi informasi tentang fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan/atau didengar

3.15.1 Mengidentifikasi isi fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan/atau didengar

3.15.2 Menanggapi isi teks fabel/legenda yang dibaca dan/atau didengar dengan relaitas kehidupan

Fabel/legenda

·         Ciri cerita fabel

·         Jenis fabel (fabel alami dan fabel adaptasi)

·         Ciri legenda

 

·         Membaca cerita rakyat (fabel/legenda) dari modul atau mendengarkan cerita rakyat (jika diperdengarkan)

·         Mendiskusikan fungsi sosial teks fabel/legenda

·         Mencermati cerita rakyat (fabel dan legenda) yang berasal dari daerah setempat yang ada dalam modul atau yang diperdengarkan

·         Mengidentifikasi isi fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan/atau didengar

·         Menanggapi isi teks fabel/legenda yang dibaca dan/atau didengar dengan relaitas kehidupan

·         Menulis pokok-pokok isi cerita fabel/legenda daerah setempat

·         Menceritakan kembali isi fabel/legenda yang dibaca dengan bahasa sendiri dengan percaya diri

4.15 Menceritakan kembali isi cerita fabel/legenda daerah setempat yang dibaca/didengar.

4.15.1 Menentukan pokok-pokok isi cerita fabel/legenda daerah setempat

4.15.2 Menceritakan kembali isi cerita fabel/legenda yang dibaca atau didengar

3.16 Menelaah struktur dan kebahasaan fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar.

3.16.1 Menelaah struktur teks fabel/legenda daerah setempat (orientasi,komplikasi, resolusi, dan koda) yang dibaca atau didengar

3.16.2 Menelaah kebahasaan fabel/legenda daerah setempat yang dibaca atau didengar

·         Struktur teks fabel/legenda:

1. orientasi

2. komplikasi

3. resolusi

4. koda

·         Teknik penggambaran tokoh

·         Pemeranan isi fabel/legenda daerah setempat

·         Kebahasaan dalam fabel

 

·         Membaca teks fabel/legenda yang ada dalam modul atau sumber lain yang relevan

·         Mendiskusikan struktur teks fabel/legenda yang digunakan (variasi penyajian, variasi pola pengembangan) dalam fabel /legenda daerah setempat yang dibaca.

·         Mendiskusikan kebahasaan teks fabel/legenda yang digunakan (variasi penyajian, variasi pola pengembangan) dalam fabel /legenda daerah setempat yang dibaca.

·         Mendata kata ganti, kata kerja, konjungsi, kalimat langsung dan tidak langsung, unsur intrinsik (tema, alur, karakter tokoh, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa) pada fabel/legenda

·         Mendata isi, memperbaiki pilihan kata, kalimat narasi, dialog, penyajian latar agar cerita menjadi lebih menarik

·         Menulis naskah drama dari cerita fabel/legenda daerah setempat yang dibaca/didengarkan

·         Memerankan isi fabel/legenda yang berasal dari daerah setempat sesuai karakter tokoh fabel berdasarkan naskah drama yang telah disusun

4.16 Memerankan isi fabel / legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar.

4.16.1 Menentukan tokoh dan penggambaran watak tokoh dari fabel atau legenda yang dibaca atau didengar

4.16.2 Menyusun drama berdasarkan isi

fabel/legenda dan penggambaran watak tokoh

4.16.3 Memerankan drama berdasarkan isi fabel/legenda

 

 

Komentar